kali ini saya akan memberikan Informasi tentang Akatsuki nih :D
langsung di simak aja ^_^
Kostum dan
penampilan
Pelindung kepala
yang dipakai anggota Akatsuki sedikit berbeda, dimana ada bekas goresan
melintang di simbol desa mereka. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak lagi
terikat dan terbebas dari desa asal mereka. Lebih tepatnya mereka adalah
buronan kelas S. Tobi, salah seorang anggota Akatsuki yang berasal dari
konohagakure, Sedangkan Hidan asal desanya dari yugakure. tidak sama dengan
pein.
Anggota
Artikel utama untuk
bagian ini adalah: Daftar anggota Akatsuki
Sebelumnya Akatsuki
beranggotakan sepuluh orang, tetapi sekarang tinggal tiga setelah kematian lima
anggota lainnya Sasori, Pein, Kakuzu, Deidara,Itachi,membelotnya
Orochimaru,keluarnya Konan dari Akatsuki,serta Hidan yang terpotong-potong oleh
Shikamaru.Saat ini anggota yang tersisa adalah Tobi,Kisame,Zetsu dan ditambah
Tim Taka. Hidan tidak mati saat shikamaru mambalaskan dendam asuma, badannya
terpotong-potong sehingga tidak dapat disambung tanpa bantuan dari Kakuzu
sehingga Hidan masih terperangkap di lubang yang dibuat Shikamaru saat mereka
bertarung . Tobi, yang sebelumnya adalah bawahan Zetsu, telah menggantikan
Sasori. Meskipun telah meninggalkan Akatsuki, Orochimaru masih belum
digantikan, karena dia masih membawa cincin Akatsuki.
PROFIL ANGGOTA AKATSUKI
Pein
• Umur : Tidak
diketahui
• Asal : Amegakure
• Status keanggotaan
: Pemimpin aktif
• Cincin : 零 (“Nol”,”Tidak ada”)
• Posisi cincin :
Jempol kanan
• Pasangan : Konan
• Pengenalan pertama
: Bab 238; Naruto Episode 135
• Penampakan pertama
: Bab 363
• Ciri khas : Rambut
lancip, memiliki seperti piercing di hidung, rambut berwarna orange
Pein (ペイン?) adalah Ketua Akatsuki dan merupakan seorang ninja pelarian
yang berasal dari Amegakure. Tak ada satupun anggota Akatsuki, selain Konan
yang memanggilnya dengan namanya tetapi hanya menggunakan kata “pemimpin” saja,
dan wajahnya sangatlah jarang diperlihatkan. Dia memiliki kehormatan paling
besar diantara rekan-rekannya (pengecualian untuk Hidan yang termasuk anggota
baru) dan dialah yang mengarahkan aksi-aksi mereka. Dia jugalah yang
menciptakan jutsu untuk mengeluarkan monster berekor (Bijuu) dari Jinchuuriki.
Dia juga bisa menggunakan “teknik pengubah bentuk” (象転の術 Shōten no Jutsu?) yang dapat menduplikasikan rekan-rekannya
dengan menggunakan korban manusia, menjadikan mereka dapat melawan musuh tanpa melukai
dirinya. Hasil duplikasi ini sangatlah mirip dengan aslinya, bahkan bisa
memiliki kekkei genkai dan senjata khusus seperti yang asli. Kemampuannya
seimbang dengan jumlah chakra yang diberikan kepada masing-masing hasil
duplikasi ini. Ketika tiba saatnya berkumpul, Pein dapat memanggil
rekan-rekannya bahkan dari tempat yang sangat jauh dengan menggunakan telepati.
Meskipun Pein
kelihatannya memegang otoritas terhadap anggota Akatsuki, Ia sendiri mengatakan
bahwa masih ada seseorang yang berada di atas dia. Setelah kematian Deidara,
orang ini menugaskan Pein untuk menangkap Naruto secara langsung, dan tidak
menerima kegagalan. Identitas orang ini kemudian diketahui, yang tidak lain
adalah Tobi, yang juga adalah Madara Uchiha, yang merupakan dalang dari
Akatsuki. Konan mengatakan bahwa Pein tidak pernah kalah dalam pertarungan oleh
siapapun atau apapun.[1]
Walaupun Pein
biasanya digambarkan tanpa nama, ia dilukiskan berambut pirang di sampul bab
317. Ia diperlihatkan duduk pada sebuah patung aneh yang dipenuhi banyak pipa,
serta mengomentari Hidan dan Kakuzu yang selalu membuat masalah. Patung ini
terletak pada sebuah kota
yag lebih moderen dari biasanya. Kota
ini memiliki pipa-pipa yang mirip seperti di patung tersebut yang terletak pada
berbagai jenis gedung-gedung. Ia juga memiliki mata yang tidak lazim.
Pein digambarkan
memiliki pengetahuan sejarah masa lalu berbagai macam desa, dan juga yang
mendasari kondisi polotik dan ekonomi pada kebanyakan negara. Ketika Hidan
menggambarkan tentang ninja Konoha sebagai ninja yang “jahat dan kafir”, Pein
memberikan gambaran singkat mengenai Will of Fire Konoha, dan kemudian
diteruskan dengan penjelasan bahwa semua negara memiliki beberapa persamaan
dalam praktek untuk membenarkan pertarungan.
Diketahui dari
bawahan pein yang di tangkap jiraiya, ternyata pein adalah orang yang sangat
hebat dan kuat. di berhasil membunuh salamander hanzou yang saat itu tak
berhasil dikalahkan oleh tiga sannin konoha. Pein juga diketahui memiliki 6
tubuh yang tersimpan di ruangan tersembunyi. Baru diketahui bahwa pein adalah
salah satu mantan anak didik Jiraiya bersama dengan konan yang dilatih saat dia
dan kedua sannin yang lain menghadapi perang dengan Amagakure. [3]
Konan
• Umur : Tidak
diketahui
• Asal : Amegakure
• Status keanggotaan
: Aktif
• Cincin : 白 (“Putih”)
• Posisi cincin :
Jari Tengah, Tangan Kanan
• Pasangan : Pein
• Pengenalan pertama
: Bab 238, Naruto Episode 135
• Penampakan pertama
: Bab 363
• Ciri khas :
Memiliki aksesoris seperti bunga di kepala
Konan (小南?) merupakan satu-satunya anggota perempuan dalam Akatsuki. Ia
memiliki rambut berwarna biru dengan tambahan aksesoris bunga kertas, tetapi
dari semua itu, anggota ini masih menyisahkan banyak misteri. Konan memiliki
kemampuan untuk memisahkan dirinya menjadi berlembar-lembar kertas yang dapat berubah
bentuk menjadi origami kupu-kupu. Namun ninjutsu itu tidak berhasil jika tubuh
Konan dibasahi dengan zat cair.[2] Baru diketahui bahwa Konan adalah bekas anak
didik Jiraiya saat dia dan kedua sannin yang lain menghadapi perang dengan
Amagakure. Dikatakan di [3]
Zetsu
• Umur : 56 tahun
• Asal : Kusagakure
• Status keanggotaan
: Aktif
• Cincin : 亥
• Posisi cincin :
Kelingking kanan
• Pasangan : Tidak
ada
• Penampakan pertama
: Bab 234, Naruto Episode 134
• Ciri khas :
Mempunyai dua kepribadian, kanibal
• Seiyu : Nobuo
Tobita
Zetsu (ゼツ?) adalah seorang ninja pelarian misterius. Tidak banyak yang diketahui
tentang dia, selain kesetiaannya kepada Akatsuki dan fungsinya sebagai seorang
mata-mata. Kepalanya diselubungi oleh Venus Flytrap yang besar, yang juga
membungkusi tubuhnya. Bagian kanan dari wajah dan tubuhnya berwarna hitam, sedangkan
di bagian kiri berwarna putih. Zetzu mempunyai dua kepribadian, di mana bagian
hitam dari wajahnya berbicara dalam Katakana, sedangkan yang bagian putih
menggunakan Kanji dan Kana. Kedua bagian tersebut juga sering berbicara satu
sama lain, dan kadang-kadang juga memiliki pendapat yang berbeda, seperti
apakah diperbolehkan Tobi menggantikan posisi Sasori dalam Akatsuki. Matanya
berwarna kuning dan tidak memiliki pupil
Zetsu sering kali
menggunakan 蛭万象・防火の術 (Hiru Banshō: Bōka no Jutsu?),
yang membuatnya bisa bersatu dengan tanah, pohon, dan tumbuhan yang lain untuk
perjalanan jarak jauh dengan cepat.[4] Ia juga memiliki kemampuan yang dapat
menggerakan tubuhnya selama ritual penyegelan Bijuu berlangsung, di mana
tidak ada seorang pun anggota Akatsuki yang dapat melakukannya. Dengan begitu,
ia bisa menjadi pengintai selama ritual penyegelan. Untuk memudahkan tugas ini,
Zetsu meningkatkan daya penglihatannya untuk melihat jauh, dibandingkan dengan
kebanyakan orang. Sebagai tambahan, dalam perannya sebagai mata-mata, zetsu
berfungsi sebagai ninja hunter(象転の術 Shōten no
Jutsu?) Ketua Akatsuki, dan juga untuk menemukan kembali cincin dari Sasori dan
Deidara. [5] Akatsuki. Ia ditugaskan untuk melenyapkan mayat yang menjadi
korban dari “teknik pengubah bentuk”
Satu-satunya bawahan
Zetsu yang diketahui adalah Tobi, yang kemudian menggantikan posisi Sasori di
Akatsuki setelah kematian Sasori. Sampai saat ini anggota Akatsuki menganggap
Zetsu lebih superior, karena mungkin hanya ia yang seringkali menerima perintah
langsung dari Pein.
Kisame Hoshigaki
• Umur : 29 di
Naruto[6], 31 di Naruto Shippūden
• Asal : Kirigakure
• Status keanggotaan
: Aktif
• Tinggi : 195 cm[6]
• Berat : 83.1 kg[6]
• Tanggal Lahir : 18
Maret[6]
• Golongan darah :
AB[6]
• Cincin : 南 (“Selatan”)
• Posisi cincin :
Jari manis kiri
• Pasangan : Itachi
Uchiha
• Penampakan pertama
: Bab 139; Naruto Episode 80
• Ciri khas :
Penampilan seperti ikan hiu
• Seiyu : Tomoyuki
Dan
Kisame Hoshigaki (干柿鬼鮫 Hoshigaki Kisame?) adalah seorang ninja pelarian dari
Kirigakure dan parntnernya Itachi Uchiha. Tidak seperti kebanyakan pasangan
yang lain dalam Akatsuki, Kisame memiliki hubungan yang baik dengan Itachi.
Sementara Itachi ditugaskan untuk menangkap Naruto Uzumaki, target Kisame adalah
Jinchuuriki Siluman berekor empat, seorang lelaki tua yang dikalahkannya dengan
susah payah.[7] Kisame memiliki penampilan khusus yang menyerupai ikan hiu,
lengkap dengan kulit berwarna biru pucat dengan mata yang kecil, serta memiliki
struktur muka yang menyerupai insang dan gigi berbentuk segitiga tajam. Sama
seperti namanya, Kisame (鬼鮫), yang berarti “ikan hiu iblis”.
Meskipun penampilannya yang agak kasar dan kecintaannya dalam bertarung, gaya bicara Kisame tenang dan
memiliki sopan santun jika dibandingkan dengan kebanyakan anggota Akatsuki yang
lain.
Kisame merupakan
salah satu dari Seven Swordsmen of the Mist (霧の忍刀七人衆 Kiri no Shinobigatana Shichinin Shū?)kaijin (怪人?) dari Kirigakure. Zabuza Momochi dan Raiga Kurosuki juga adalah
anggota dari Kiri no Shinobigatana Shichinin Shū. Seperti dua anggota yang
lain, ia agak terlalu percaya diri dalam pertarungan. Dengan jelas juga ia
menikmati setiap pertempuran dan kemungkinan memotong-motong lawannya. Sebagai
contoh, ia mempertimbangkan sebuah gagasan untuk memotong kedua kaki Naruto
untuk mencegahnya melarikan diri sebagai ganti dari memukul naruto sampai
pingsan. Selama pertarungannya dengan Asuma Sarutobi Kisame juga menikmati
kesenangannya dalam menyobek bahu Asuma dengan Shameda. dan juga dikenal
sebagai
Senjata utama Kisame
adalah Shameda (鮫肌, “Kulit Hiu”), sebuah pedang besar
khusus yang sebanding dengan ukuran zanbatō milik Zabuza Momochi. Tidak seperti
pedang pada umumnya, Shameda bukan digunakan untuk memotong, melainkan untuk
mencukur, dikarenakan permukaannya yang kasar seperti kulit hiu. Pedang ini
juga mempunyai kemampuan untuk menyerap chakra yang berada disekitarnya,
membuat kisame dapat memotong chakra lawannya. Jumlah chakra yang dapat
diserapnya masih belum jelas, tetapi Shameda bahkan dapat mengkonsumsi chakra
siluman rubah, tanpa merasakan sakit. Shameda juga merupakan senjata yang peka
perasaannya dan hanya Kisame yang diperbolehkan untuk memakainya.[8] Ketika
Guru GuyShameda dan menggunakannya untuk melawan Kisame, pedang ini membalas
dengan duri-duri yang keluar dari pegangannya dan kembali ke Kisame.[9] mencoba
untuk memdapatkan
Jumlah chakra Kisame
rupanya sangat besar, bahkan diakui oleh stantar Akatsuki. Pemimpin mereka
mengomentari hal itu. Tubuh tiruan Kisame dengan tiga puluh persen kekuatan,
yang terbuat dari “teknik pengubah bentuk” (象転の術 Shōten no Jutsu?) memiliki Chatra setara dengan Naruto disaat
melepaskan chakra siluman rubah waktu melawan Neji pada ujian Chunin, sebuah
observasi
yang dibuat oleh Neji Hyuga ketika ia mengamati tubuh tiruan Kisame ini dengan
Byakugan.[10]
Kisame telah
memperlihatkan kecepatan yang sangat mengagumkan kekuatan fisik yang luar
biasa. Ia menggunakan jutsu bertipe air yang sering dikombinasikan dengan
kekuatan fisiknya yang luar biasa. Ia juga telah mempertunjukan kemampuan
menggunakan Suiton: Bakusui Shōha (水遁・爆水衝波)berarti elemen air: gelombang ledakan air ,, yang membuatnya
menciptakan air dari sesuatu yang tidak ada[11] dan mengubah medan pertempurannya menjadi sebuah danau dengan
jurusnya yang lain. Kisame juga menggunakan beberapa jurus bertema ikan hiu,
seperti Suiton: Suikōdan no Jutsu (水遁・水鮫弾の術?) untuk menyerang musuhnya dengan ledakan air dalam bentuk ikan
hiu. Ketika musuhnya tenggelam, Kisame dapat menggunakan Suiton: Goshokuzame (水遁・五食鮫) untuk menciptakan lima
ikan hiu penyerang.
Itachi Uchiha
Artikel utama untuk
bagian ini adalah: Itachi Uchiha
• Umur : 17-18 di
Naruto, 20 di Naruto Shippūden
• Asal :
Konohagakure
• Status keanggotaan
: Aktif
• Tinggi : 175,2 cm
• Berat : 57,1 kg
• Tanggal Lahir : 9
Juni
• Golongan darah :
AB
• Cincin : 朱 (“Merah Darah”)
• Posisi cincin :
Jari manis kanan
• Pasangan : Kisame
Hoshigaki
• Penampakan pertama
: Bab 139, Naruto Episode 80
• Ciri khas : Ahli
dalam Genjutsu, memakai sharingan dan mangekyo sharingan
• Seiyu : Hideo
Ishikawa
Itachi Uchiha (うちは イタチ Uchiha Itachi?) adalah seorang
ninja pelarian yang berasal dari Konohagakure, partnernya adalah Kisame
Hoshigaki, dan merupakan anggota Akatsuki pertama yang diperkenalkan. Itachi
adalah salah satu dari Klan Uchiha yang tersisa, yang lainnya adalah
adiknya Sasuke Uchiha dan Madara Uchiha (yang dikenal juga sebagai Tobi). Ia
bertanggungjawab atas beberapa peristiwa dalam serial ini, seperti pembantaian
Klan Uchiha dan keluarnya Orochimaru dari Akatsuki. Itachi telah membuka serta
menguasai misteri dari Sharingan dan Mangekyou Sharingan. Ia juga adalah
seorang ahli yang luar biasa
Tobi
• Umur : Lebih dari
100 tahun
• Asal : Konoha
Gakure
• Status keanggotaan
: Aktif
• Cincin : 玉 (“Virgo”)
• Posisi cincin :
Jempol kiri
• Pasangan : Dulunya
Deidara
• Penampakan pertama
: Bab 280
• Ciri khas : Topeng
jingga dengan satu lubang mata dengan pola pusaran yang terpusat pada mata
kanan, Sharingan
Tobi (トビ?), menjadi anggota Akatsuki sesudah kematian Sasori dan menjadi
partnernya Deidara. Tobi tak lain dan bukan merupakan Madara Uchiha yang merupakan
salah satu pendiri Konoha. Dia telah dibunuh oleh Hokage Pertama di Valley of The End . Sampai sekarang belum ada yang
tahu bagaimana ia bisa hidup lagi, dan juga mengapa dia sampai menjadi anggota
Akatsuki. Tobi sebelumnya adalah bawahan Zetsu. Ia memakai cincin yang
sebelumnya dipakai oleh Sasori. Dalam pertarungan Deidara melawan Sasuke, Tobi
terperangkap dalam ledakan bunuh diri Deidara. Kemudian Zetsu menduga bahwa
Tobi telah mati dalam ledakan tersebut. Tidak seperti kebanyakan ninja pada
umumnya, tobi tidak menggunakan pelindung kepala sehingga desa asalnya masih
belum diketahui, sampai Ia mengungkap identitasnya sendiri setelah kematian Deidara.
Ia memakai topeng aneh yang menutupi seluruh wajahnya, sehingga hanya mata
kanannya yang kelihatan, yang kemudian diketahui adalah Sharingan.
Keahlian Tobi masih
belum jelas, karena tidak pernah diperlihatkan bagaimana ia bertarung. Ia dan
Deidara mengalahkan Bijuu berekor tiga, tetapi Tobi diperlihatkan tidak
melakukan apa-apa, melainkan ia lari dari Bijuu tersebut. Setelah pertarungan,
Tobi mengklaim bahwa ia mengalahkan bijuu tersebut hanya dengan satu serangan.
Deidara tidak setuju dan mengatakan bahwa itu adalah sebuah “kontribusi seni”
(ledakan tanah liat) yang membawanya pada kemenangan. Dalam pertarungannya
melawan Sasuke, Tobi menunjukan kemampuannya untuk memulihkan diri dari
serangan yang fatal. Setelah terpotong oleh pedangnya Sasuke, Tobi terjatuh dan
kembali berdiri hanya dalam beberapa detik dan hanya mengeluh tentang kecepatan
serangan tersebut. Dari sini, Tobi tidak lagi mempertunjukan teknik apapun.
Menurut Pein, seseorang seperti Tobi bisa didapatkan kapan saja jika
dibutuhkan, sedangnkan Deidara digambarkan unik, menyatakan secara tidak
langsung bahwa Tobi adalah salah satu anggota terlemah dalam Akatsuki [12]
Tobi memiliki gaya bicara yang resmi
dan benar. Walaupun penampilan fisiknya masih menyisahkan misteri, Zetsu secara
tidak langsunng menyatakan bahwa Tobi masih muda, sementara sisi yang lain dari
Zetsu mengatakan bahwa Tobi adalah “anak baik”. Tobi sangat menghormati
Deidara, dan sering memanggilnya dengan sebutan Deidara-senpai. Kepribadian
Tobi agak sedikit ganjil jika dibandingkan dengan anggota Akatsuki yang lain.
Sementara anggota yang lain sangat berdedikasi dan serius, meskipun sering
terjadi pertentangan pendapat, Tobi lebih santai dan agak konyol, seperti
Naruto. Kepribadiannya tidak disukai Deidara, yang meyakini bahwa semua Aktsuki
seharusnya bersikap serius dan tenang. Tobi tanpa sengaja sering menjengkelkan
Deidara, yang mengakibatkan Deidara menyerang Tobi dalam sebuah aksi komedi. Di
sisi yang lain, Kisame menghargai kemampuan Tobi yang membuat ceria organisasi
mereka yang suram.[13]
Tobi kemudian muncul
sebagai dalang di balik Akatsuki. Pemimpin ini mengisyaratkan tentang tujuan
akhir Akatsuki yang berhubungan dengan Sharingan. Setelah pertemuan ini Tobi
menghubungkan dirinya sebagai Madara Uchiha. Ia juga mengklaim bahwa ia
memiliki kekuatan Sharingan yang sebenarnya. [14]
Deidara
• Umur : 25 tahun
• Asal : Iwagakure
• Status keanggotaan
: Almarhum, belum diganti
• Cincin : 青(“Biru/Hijau”)
• Posisi cincin :
Telunjuk kanan
• Pasangan : Dulunya
Tobi, sebelum itu Sasori
• Penampakan pertama
: Bab 247, Naruto Shippūden Episode 2
• Ciri khas :
Spesialis ledakan menggunakan tanah liat, memanipulasi tanah liat menggunakan
mulut di telapak tangan dan dada, meneropong dengan mata kiri, mata kiri yang
terlatih untuk menggagalkan genjutsu Sharingan
• Seiyu : Katsuhiko
Kawamoto
Deidara (デイダラ?) adalah seorang ninja pelarian dari Iwagakure dan pasangannya
Tobi. Deidara menghubungkan ninjutsunya sebagai seni dan meyakini bahwa setiap
bom yang dibuatnya merupakan suatu hasil karya seni. Motonya ialah Seni adalah sebuah
ledakan yang merupakan ungkapan asli dari seniman abstrak terkenal Jepang Tarō
Okamoto. Deidara sangat bangga dengan seninya dan secara langsung dengan segan
menerima bahwa apapun tidak dapat menghancurkan seninya, mengakibatkan ia
seringkali menjadi terlalu percaya diri dalam pertarungan. Deidara juga
mempunyai kebiasaan untuk mengakhiri kalimatnya dengan bergumam un atau mmm, seperti
Naruto yang hampir selalu mengakhiri kalimatnya dengan -ttebayo.
Dalam pertarungan,
Deidara menggunakan mulut khusus di kedua telapak tangannya untuk menciptakan
“bahan peledak tanah liat” (起爆粘土 Kibaku
Nendo?). Ia dapat meledakan tanah liat tersebut dengan perintah “meledak” (喝 Katsu). Untuk harus memasukan chakranya ke dalam tanah liat, agar tanah liat
tersebut bisa meledak. Semakin banyak chakra yang dimasukan, semakin kuat
ledakannya. Deidara dapat mengubah tanah liat ini menjadi berbagai macam bentuk
sesuai dengan tujuannya, seperti makhluk yang dapat digunakan untuk terbang
atau untuk menyelinap, tiruan dirinya sendiri untuk membingungkan musuh, atau
juga beraneka bentuk senjata seperti ranjau. Beberapa tanah liat bahkan
dikategorikan dalam peringkat tertentu, seperti “C4″. Kebanyakan tanah liat
hasil ciptaannya termasuk dalam kategori “C1″, dan kekuatan ledakannya sama
seperti ledakan granat. Naga raksasa dari tanah liat yang menggunakan bagian
ekornnya untuk menembak ledakan yang lebih kecil ke musuh termasuk dalam
kategori “C2″. Kategori “C3″nya adalah patung tanah liat yang tidak bisa
bergerak yang digunakan seperti bom, dan ketika menyentuh tanah memiliki
potensi untuk menghancurkan selruh desa. Kategori “C4″ merupakan yang terakhir
dan terkuat, diciptakan melalui tanah liat yang dimakan dengan mulutnya
kemudian mengeluarkannya dalam bentuk tiruan raksasa dirinya. Disaat tiruan ini
meledak, mengakibatkan terlepasnya bom yang sangat kecil sekali dalam jumlah
besar ke seluruh penjuru dan memasuki tubuh lawannya melalui hidung, kemudian
meledak, mengakibatkan targetnya lenyap menjadi debu. Sebagai tambahan, Deidara
masih memiliki tipe yang tidak terkategori, menggunakan mulut di dadanya yang
sebelumnya tersegel, mengubahnya menjadi bom hidup yang dapat menghancurkan
apapun dalam radius sepuluh kilometer, dengan harga nyawanya sendiri. Deudara
juga memakai teleskop pada mata kirinya untuk pengamatan jarak jauh, dan juga
telah terlatih untuk menggagalkan genjutsu.
Sebelum bergabung
dengan Akatsuki, sebelumnya Deidara adalah seorang teroris bom bayaran. Tanpa
sengaja ia direkrut oleh Itachi di bawah perintah sang Ketua. Walaupun ia sudah
terbiasa dengan Akatsuki, ia masih memiliki dendam terhadap Itachi dan menunggu
untuk mengalahkannya untuk menguji dirinya sendiri. Setelah bergabung, deidara
berpasangan dengan Sasori, yang juga dipanggilnya “Master Sasori” (サソリの旦那 Sasori no Danna). Ini mungkin karena Deidara sangat
menghargainya sebagai seorang seniman. Ia juga mengakui bahwa sasori lebih kuat
darinya. Meskipun demikian, Deidara masih sering berdebat dengan Sasori tentang
apa itu seni dan secara langsung tidak mematuhi perintahnya dengan ancaman dibunuh.
Deidara ditugaskan
untuk menagkap siluman berekor satu Shukaku, yang mengharuskannya untuk
menangkap Gaara. Meskipun ia berhasil dalam tugasnya, Gaara masih bisa
menghancurkan salah satu lengan Deidara sebelum ia dikalahkan. Setelah siluman
tersebut dikeluarkan dari tubuh Gaara dan rombongan Naruto tiba untuk
mendapatkan Gaara kembali, lengan Deidara yang satu lagi putus dalam
pertarungan melawan Kakashi Hatake dan Naruto Uzumaki, meskipun ia mencarinya
kembali setelah melarikan diri. Kedua lengannya dijahit kembali oleh Kakuzu,
membuatnya siap untuk bertempur lagi. Setelah kematian Sasori, Tobi ditugaskan
untuk menjadi partner Deidara yang baru. Deidara sering tidak sabar dalam
menghadapi Tobi, karena Tobi seringkali tidak memperhatikan apa yang
diucapkannya. Tobi juga sering mendapat penghargaan berdasarkan apapun yang
dilakukan Deidara. Setelah mereka menangkap siluman berekor tiga, Deidara
menceramahi Tobi yang menjadi terlalu percaya diri. Ia menjadi sangat jengkel
ketika menemukan bahwa Tobi telah tertidur, dan memaksanya bangun melalui
ledakan tanah liatnya. Walaupun hubungan mereka agak sedikit bermusuhan,
deidara telah menciptakan sebuah relasi guru-murid dengan Tobi. Tobi sering
memanggilnya sebagai guru (senpai). Dalam pertarungan, keduanya teruji dapat
bekerjasama dengan baik, di mana Tobi melakukan perintah Deidara, dan deidara
memperingatinya jika bom tanah liatnya terlalu dekat dengan Tobi. Sebelum
meledakan dirinya sendiri, ia meminta maaf kepada Tobi terhadap apa yang telah
dilakukannya.
Setelah mendengar
kematian Orochimaru ditangan Sasuke Uchiha, Deidara menjadi marah, karena
seseorang selain dirinya telah membunuh Orochimaru, kemudian memanggil Tobi
untuk membalas dendam. Tak lama setelah menemukan Sasuke, Deidara langsung
memulai pertarungannya, walaupun Sharingan Sasuke dapat menghindari ledakan
tanah liat Deidara yang paling berbahaya. Deidara menjadi sangat marah
dikarenakan Sasuke menggunakan Sharingan untuk mengalahkannya, seperti halnya ia
dikalahkan Itachi beberapa tahun yang lalu. Deidara memutuskan untuk
menggunakan kategori ledakan “C4″nya untuk membunuh Sasuke sebagai bukti bahwa
seninya lebih baik dari Sharingan. Sekali lagi Sasuke dapat menghindari ledakan
tersebut, dan Deidara sudah kehabisan chakra untuk menciptakan lebih banyak
bom. Dalam upaya terakhirnya untuk membunuh Sasuke, Deidara menggunakan mulut
yang berada di dadanya dan mengubah dirinya sendiri menjadi bom dengan harapan
bahwa ia bisa membawa Sasuke bersama dengannya. Sayangnya usaha tersebut gagal,
dan Akatsuki berduka cita atas kehilangan dirinya.
Hidan
• Umur : 22 tahun
• Asal : Tidak
diketahui ( pelindung kepalanya bukan lambang Amagakure )
• Status keanggotaan
: Almarhum, belum diganti
• Cincin : 三 (“Tiga Tingkatan”)
• Posisi cincin :
Telunjuk kiri
• Pasangan : Dulunya
Kakuzu
• Pengenalan pertama
: Bab 238, Naruto Episode 135
• Penampakan pertama
: Bab 312
• Ciri khas : Tidak
bisa mati, membawa sabit besar bermata tiga
Hidan (飛段?) adalah anggota kedua terbaru yang suka bicara kotor dan
partnernya Kakuzu.[15] Kanji pertama dalam nama Hidan (飛) adalah hisha, yang berarti benteng dalam permainan shogi. Ia
adalah seorang penganut agama bernama ‘Jashin’, sebuah kepercayaan yang menyembah dewa
Jashin dan apapun yang tidak meghasilkan pengrusakan dianggap sebagai dosa.
[16] Sebagai bagian dari agamanya, hidan memiliki sebuah jimat berbentuk
segitiga terbalik di dalam lingkaran. Sebelum pertarungan dimulai, ia berdoa
pada jimat ini, meminta pengampunan dan juga agar targetnya harus ditangkap
hidup-hidup. Setelah pertarungan dimulai, hidan sangat tidak suka jika
pertarungannya diinterupsi atau dipaksa untuk berhenti. Setelah bertarung, ia
melakukan ritual 30 menit sesuai dengan kepercayaannya, yang memuncak dengan
menikam dirinya sendiri di dada dan berbaring di atas tanah.[17]
Hidan rupanya tidak
bisa mati. Ia masih memiliki kemampuan untuk berbicara serta dapat bertahan
hidup walaupun berada dalam kondisi sekarat dengan dipenuhi banyak luka, serta
lehernya terpenggal.[18][19]. Meskipun ia dapat hidup dalam bagian yang
terpotong, Hidan harus terhubung dengan tubuhnya agar bisa dikendalikan.[20]
Walaupun kenyataannya ia tidak bisa mati, Hidan menyatakan secara terbuka
sebelum pertarungan bahwa ia mengharapkan dapat dibunuh oleh lawannya. Dalam pertarungan,
Hidan memegang sabit besar bermata tiga yang digunakan sebagai sebuah proyektil
yang dikendalikan dengan sebuah tali yang membungkus pergelangan tangannya.
Walaupun ia mampu untuk menyerang ninja paling berbakat dengan senjatanya,
Hidan mengklaim bahwa sabitnya membuat dia menjadi penyerang terlambat dalam
Akatsuki. [21] Tiga mata sabit besarnya tidak dimaksudkan untuk meningkatkan
kerusakan dari serangannya, melainkan untuk meningkatkan kesempatannya untuk
mengambil darah musuhnya.
Setelah ia mendapatkan
darah lawannya serta memakannya, Hidan menggunakan darahnya sendiri untuk
menggambar simbol dalam jimatnya di tanah. Kemudian Hidan mengalami sebuah
transformasi, menjadikan hampir dari seluruh kulitnya berwarna hitam.
Selanjutnya Hidan menggambar garis putih secara kasar pada posisi yang sama
dengan tulangnya. Dikombinasikan dengan sabit besarnya, transformasi ini
menjadikannya seperti Grim Reaper. Setelah transformasinya sempurna, Hidan dan
musuhnya menjadi “terhubung”, dan segala kerusakan yang diterima Hidan berlaku
juga untuk musuhnya (seperti boneka voodoo).[22] Selama berada dalam simbol
tersebut, Hidan menggunakan tombak sebagai ganti dari sabit besarnya untuk
melukai tubuhnya sendiri, mengakibatkan sakit yang bukan main ke tubuhnya dan lawannya.
Dikarenakan tidak bisa mati, Hidan tidak terluka oleh serangan tersebut,
melainkan itu merupakan suatu kesenangan baginya. Setelah mempermainkan
musuhnya dengan memberiakn luka yang tidak mematikan, Hidan menikam dadanya,
yang mengakibatkan lawannya terluka, dan transformasinya kembali seperti
semula. Meskipun itu menjadi teknik yang sangat berguna, Hidan harus tetap
berada di dalam simbol. [23] Jika ia meninggalkan simbol tersebut, transformasi
serta “hubungan” antara Hidan dan musuhnya masih ada, membuatnya hanya perlu
untuk kembali ke dalam simbol dan mengulang tekniknya.
Meskipun ia adalah
seorang anggota Akatsuki, Hidan tidak menyukai banyaknya formalitas yang
dibutuhkan, teristimewa menjadi pasangannya Kakuzu. Lebih spesifik, ia tidak
menyukai kenyataannya bahwa Kakuzu bertarung semata-mata hanya demi uang.
Kakuzu juga tidak menyukai kemitraan mereka, dan memiliki sedikit kesabaran
untuk gaya
bertarung dan ritual Hidan yang memakan waktu. Walaupun demikian, dikarenakan
kebiasaan Kakuzu yang suka membunuh semua pasangannya dan Hidan yang tidak bisa
mati, keduanya masih tetap berpasangan, di mana Kakuzu dapat menyerang Hidan
tanpa perlu ragu lagi untuk mendapatkan pasangan yang baru. Ini juga
memungkinkan keduanya untuk menggabungkan serangan, di mana Hidan dapat
mengalihkan musuh sementara Kakuzu menyerang dari jauh tanpa meragukan
keselamatan Hidan. Kemitraan Kakuzu juga sangant berguna, di mana benangnya
dapat menjahit bagian apa saja dari tubuh Hidan kembali seperti semula,
mengakibatkan lukanya dapat sembuh tepat waktu. Hidan juga kelihatannya tidak
menyukai Pein dan secara terbuka tidak menghormatinya didepan anggota yang
lain. [24]
Hidan and Kakuzu
kemudian melakukan perjalanan melalui Land of Fire, di mana Hidan harus
berhadapan dengan Asuma Sarutobi. Setelah membentuk sebuah “penghubung” dengan
Asuma dan bersedia untuk membunuhnya, Hidan dihentikan oleh Shikamaru Nara.
Meskipun Shikamaru dapat menghancurkan “penghubung” tersebut dan membolehkan
Asuma memenggal kepala Hidan, Hidan dapat segera kembali bergabung dengan
tubuhnya berkat bantuan Kakuzu, membentuk kembali “penghubung”, dan membunuh
Asuma. Sebelum Hidan dapat menarik perhatian Shikamaru dan anggota tim yang
lain, ia dan Kakuzu dipanggil oleh Ketua Akatsuki. Setelah urusan mereka selesai,
Hidan dan Kakuzu kembali untuk menyelesaikan pertempuran mereka dengan Konoha,
meskipun dalam perjalanan mereka ditangkap oleh Shikamaru, yang telah menunggu
mereka. Walaupun Kakuzu dapat melarikan diri, Shikamaru berhasil menggunakan
teknik bayangannya pada Hidan untuk menyerang Kakuzu, walaupun akhirnya ia
memutuskan untuk memancing Hidan pergi sehingga anggota tim lainnya bisa
berhadapan dengan Kakuzu. Setelah mencapai tempat tujuannya, Shikamaru
berhadapan dengan Hidan dan menutupinya dangan kertas ledakan, mengakibatkan
terciptanya sebuah lubang di bawah Hidan. Akhirnya setelah memiliki kesempatan
untuk membalaskan kematian Asuma, Shikamaru menyalakan sebuah rokok dan
melemparkannya kepada Hidan, mengakibatkan kertas ledakan yang menutupinya meledak.
Disaat sisa-sisanya jatuh ke dalam lubang, Hidan berjanji untuk membunuh
Shikamaru bagaimanapun juga, membuat Shikamaru membalas dengan menutupu lubang
tersebut sehingga Hidan terperangkap di dalam reruntuhan. Sementara tidak
diketahui apakah dia masih hidup atau tidak, Akatsuki sudah tidak menganggap
lagi Hidan sebagai anggota.[25]
Kakuzu
• Umur : Tidak
diketahui
• Asal : Takigakure
• Status keanggotaan
: Almarhum, belum diganti
• Cincin : 北 (“Utara”)
• Posisi cincin :
Jari tengah kiri
• Pasangan : Dulunya
Hidan
• Pengenalan pertama
: Bab 238, Naruto Episode 135
• Penampakan pertama
: Bab 312
• Ciri khas : Dapat
memperpanjang hidupnya dengan cara mengambil jantung manusia, dapat memiliki lima jantung manusia secara bersamaan, dapat menggunakan
seluruh lima
elemen chakra, tubuh terdiri dari jaring-jaring untuk menyerang dan
memanipulasi tubuh yang lain.
Kakuzu (角都?) adalah seorang ninja pelarian dari Takigakure dan partnernya
Hidan. Kanji pertama dalam nama Kakuzu (角) adalah
kakugyō yang berarti menteri dalam permainan Shogi. Kakuzu adalah seorang
individu yang rakus, mengutamakan seberapa berharga suatu benda, dan selalu
hanya bergantung untuk mencari uang.[26] Penghasilan favorit Kakuzu ialah
mengumpulkan hadiah selama menjalankan misinya., bahkan bersama-sama dengan
agama Hidan membuatnya lebih cepat untuk mengoleksi hadiah-hadiah tersebut.
Sejarahnya sebagai pemburu hadiah telah berjalan lama, dan ia sudah terbiasa
dengan syarat-syarat sebagai pengoleksi bahkan telah menghafal informasi serta
hadiah yang akan diberikan setelah menangkap target tersebut. Pandangan tentang
uang ini mengakibatkan Kakuzu menjuluki dirinya sebagai “Bendahara Akatsuki”,
meskipun tidak diketahui apakah ini merupakan posisi yang sebenarnya.[26]
Kakuzu juga mempunyai bankir dan akuntan pribadi.[27] Walaupun tertarik pada
uang, ia menempatkan perintah Pein sebagai kesempatan untuk membuat
keuntungan.[28]
Kakuzu memiliki
struktur tubuh khusus yang terdiri dari banyak benang hitam tajam yang melalui
seluruh tubuhnya, yang dapat digunakan untuk memisahkan bagian tubuhnya untuk
serangan jarak jauh. Benang-benang ini dapat digunakan juga untuk menyerang dan
menusuk tubuh lawannya. Benang-benang ini rupanya terbatas dan digunakan Kakuzu
untuk mengubah penampilannya dan secara visual dapat meningkatkan ukuran
tubuhnya.[29]. Benang-benang Kakuzu juga memungkinkan ia untuk memasukan organ
asing yang lain ke dalam tubuhnya, serta dapat memperpanjang hidupnya selamanya
dengan mengambil organ sehat orang lain.[30] Ia telah menggunakan teknik ini
untuk memperpanjang hidupnya, karena ia mengklaim bahwa dirinya dernah
bertasung dengan Hokage Pertama.[30] Yang paling menyolok adalah Kakuzu bisa
menyimpan sampai empat jantung extra,[31] yang disimpan dalam topeng binatang
yang dijahit di punggungnya. Setiap topengnya depat memisahkan diri serta
menyerang secara bebas. [32]
Setelah terpisah
dengan tubuhnya, topeng ini dapat mengeluarkan ledakan berelemen chakra yang
sangat kuat, di mana setiap ledakan diberikan nama: Katon: Zukokku (火遁・頭刻苦?)[33], Fūton: Atsugai (風遁・圧害)[34] dan Raiton: Gian (雷遁・偽暗?)[35]. Topeng-topeng ini juga dapat bergabung untuk meningkatkan keampuhan
serangannya. Jika jantung di tubuh Kakuzu dihancurkan, salah satu topengnya
dengan cepat dapat bergabung kembali dengannya agar jantung tersebut dapat
digunakannya, dan mengakibatkan topeng tersebut hancur. Kakuzu juga menggunakan
pertahanan jurus berelemen tanah “Tubuh Besi” (鉄ボディ, Kurogane Karada), yang meningkatkan kekuatannya dan membuatnya
kebal terhadap serangan fisik.[36]
Kakuzu sangat tidak
menyukai bahwa faktanya ia membutuhkan partner sebagai anggota Akatsuki,
menurut kebiasaannya yang membunuh siapapun di sekelilingnya (termasuk partner)
ketika sedang marah. Dengan membunuh seluruh partner sebelumnya, mengakibatkan
Kakuzu dipasangkan dengan Hidan.[37]. Keduanya tidak menyukai kemitraan mereka.
Ketika Hidan and
Kakuzu melakukan perjalanan melalui Land
of Fire untuk
menyelesaikan pertempuran sebelumnya, mereka bertemu dengan sekelompok ninja
Konoha yang terdiri dari empat orang. Setelah pertarungan dimulai, Kakashi
Hatake dapat menusuk Kakuzu dengan Raikiri, menghancurkan salah satu topengnya.
Jantung yang sebenarnya tidak cedera, kemudian Kakuzu mengeluarkan tiga topeng
lainnya untuk menyerang ninja Konoha. Disaat ia hampir menang, Shikamaru Nara
berhasil menipu Hidan menggunakan teknin seperti voodoo, mengakibatkan ia
kehilangan lagi satu jantungnya. Setelah mengambil jantung dari salah satu
topengnya, Kakuzu bersiap-siap untuk menghabisi lawannya, namun kedatangan
bantuan menghentikan serangannya. Naruto Uzumaki bertempur melawan Kakuzu dan
berhasil mengalahkannya menggunakan Fūton: Rasenshuriken ((風遁・螺旋手裏剣) yang memukul Kakuzu sampai ke bagian selnya dan memutuskan
seluruh urat sarafnya. Kakuzu sudah tidak dapat bergerak lagi. Dengan sisa
kekuatannya, ia berusaha mencari tahu bagaimana ia bisa dikalakan oleh seorang
“anak kecil”. Setelah itu ia berakhir ditangan Kakashi.
Orochimaru
Artikel utama untuk
bagian ini adalah: Orochimaru
• Umur : 50-51 di
Naruto, 53 di Naruto Shippūden
• Asal :
Konohagakure, sekarang Otogakure
• Status keanggotaan
: almarhum setelah Keluar dari Akatsuki, belum diganti
• Cincin : 空 (“Langit”)
• Posisi cincin :
Jari Kelingking kiri
• Pasangan : Dulunya
Sasori
• Ciri khas :
Penampilan seperti ular, dapat memperpanjang hidup dengan memindahkan jiwanya
ke tubuh yang baru.
Orochimaru (大蛇丸?) adalah seorang mantan anggota Akatsuki, yang sebelumnya
berpasangan dengan Sasori. Ia menggunakan teknik Fushi Tensei (大蛇丸?) berusaha untuk mencuri tubuh dari Itachi Uchiha, tetapi
berhasil digagalkan
Itachi dengan melumpuhkannya dan memotong tangan kirinya. Setelah kejadian ini,
Orochimaru meninggalkan Akatsuki, dengan tetap membawa cincin Akatsuki yang
masih tertinggal di tangan dari tubuh aslinya. Orochimaru berniat untuk
mengeliminasi Akatsuki, walaupun ia dianggap telah mati. Apapun hubungan yang
tersisa antara Orochimaru dan Akatsuki, kelihatan mirip dalam waktu bekerja, di
mana Orochimaru mempersiapkan waktu selama tiga tahun untuk mengambil tubuh
Sasuke dan Akatsuki dalam mengangkap semua siluman berekor.
Sasori
• Umur : Tidak
diketahui
• Asal : Sunagakure
• Status keanggotaan
: Almarhum, digantikan oleh Tobi
• Cincin : 玉 (“Virgo”)
• Posisi cincin :
Jempol kiri
• Pasangan : Dulunya
Deidara, sebelum itu Orochimaru
• Pengenalan pertama
: Bab 238, Naruto Episode 135
• Penampakan pertama
: Bab 247, Naruto Shippuden Episode 2
• Ciri khas : Ahli
boneka, tubuh boneka, spesialis racun
• Seiyu : Takahiro
Sakurai, Yutaka Aoyama (Hiruko)
Sasori (サソリ), juga dikenal sebagai Sasori si pasir merah (赤砂のサソリ Akasuna no Sasori), adalah seorang ninja pelarian yang berasal
dari Sunagakure. “Sasori” (蠍) juga berarti
kalajengking. Setelah kematian kedua orangtuanya, Sasori dibesarkan oleh
neneknya, Chiyo, yang mengajarnya segala sesuatu tentang boneka. Setelah teruji mahir
dengan kemampuannya, Sasori menggunakan pengtahuan barunya itu untuk mengubah
tubuh kedua orangtuanya menjadi boneka dengan usaha agar bisa dicintai. Karena
mereka hanyalah boneka tanpa emosi, karya ini menjadi gagal, dan ia
meninggalkan Sunagakure selama dua puluh tahun sampai ia diperkenalkan. Suatu
waktu setelah meninggalkan desanya, Sasori bergabung dengan Akatsuki dan akhirnya
berpasangan dengan Orochomaru. Setelah Orochimaru meninggalkan Akatsuki, Sasori
berpasangan dengan Deidara, meskipun dendamnya terhadap Orochimaru selalu
dibawanya.
Dalam kemitraannya
dengan Deidara, keduanya sering berdebat, khususnya tentang pertentangan
pandangan mereka dalam seni. Deidara beranggapan bahwa seni itu adalah sesuatu
yang cepat hilang, sementara Sasori meyakini bahwa seni yang bagus adalah
sesuatu yang indah yang bisa bertahan lama sampai ke masa depan. Ini
mencerminkan sifat dasar individu mereka (Deidara membuat pahatan tanah liat
yang bisa meledak, Sasori membuat boneka-boneka manusia yang bisa bertahan
lama). Deidara dari luar kelihatannya menghargai keyakinan Sasori terhadap
seni, meskipun Sasori tidak menghargai keyakinan Deidara. Ia juga tidak
menyukai menunggu dan membuat orang menunggu. Sebagai anggota Akatsuki, Sasori
ditugaskan untuk menangkap salah satu dari siluman berekor (Bijuu), walaupun
percakapan singkat antara dia dengan Deidara menjelaskan bahwa ia bahkan tidak
tahu siluman berekor mana yang harus ditangkapnya.[38]
Dalam pertarungan,
Sasori menggunakan boneka-boneka, di mana favoritnya adalah Hiruko (ヒルコ), yang dikendalikan dari dalam untuk melindungi dirinya dari
serangan musuh. Karena Sasori sering menggunakan Hiruko, bahkan menghiasinya
dengan pakaian Akatsuki, kebanyakan orang hanya dapat menerimanya selama ia menggunakan
boneka itu. Jika Hiruko terbukti tidak berguna lagi, Sasori dapat menggunakan
dirinya sendiri dalam pertempuran, dikarenakan tubuhnya telah diubah menjadi
boneka. Ini juga memberikan keuntungan baginya untuk tampil muda secara tidak
wajar. Tubuh boneka Sasori membuat ia dapat mengontrol ratusan boneka dalam
sekali melalui mekanisme pada dadanya yang dapat menghasilkan banyak benang
chakra. Karena boneka tidak dapat mengendalikan chakra, Sasori telah
mengawetkan jantungnya dalam sebuah peralatan berbentuk silinder, yang
membolehkannya menggunakan boneka dalam pertarungan. Karena hanya jantungnya
yang merupakan bagian yang hidup dari dirinya, tubuh bonekanya pada hakekatnya
tidak dapat dihancurkan, sehingga ia dapat kembali ke bentuknya yang semula
jika ada bagian remuk.[39] Sebagai tambahan, ia dapat memindahkan jantungnya ke
boneka yang lain, dan meninggalkan tubuh yang sudah tidak bisa diperbaiki.
Sebagian besar
boneka Sasori terbuat dari tubuh manusia. Setelah organ-organ dalam tubuh
dikeluarkan, darahnya dikeringkan, kemudian tubuh tersebut diawetkan agar tidak
membusuk, selanjutnya bisa digunakan sebagai “Boneka Manusia” (人傀儡 Hitokugutsa). Karena boneka-boneka ini sebelumnya adalah
manusia, mereka sanggup menggunakan chakra dan jutsu, memberikan mereka
keuntungan yang drastis di atas boneka pada umumnya. Ia mengatakan bahwa ia
memiliki 298 beneka berjenis seperti ini. Boneka manusia favoritnya adalah
Kazekage ke-3, yang diculik dan dibunuh sebelum meninggalkan Sunagakure, yang
juga berarti ia dapat menggunakan kemampuan khusus Pasir Besi Kazekage ke tiga.
Dengan Aka Higi: Hyakki no Sōen (赤秘技・百機の操演?)berarti, teknik rahasia merah: Pengendali 100 boneka, Sasori
dapat memanggil seratus boneka manusia yang menjadi pasukannya, di mana mereka
merupakan
lawan sasori yang sudah dikalahkan. Untuk meningkatkan kekuatan serangan
bonekanya, Sasori menambahkan racun pada boneka ciptaannya. Efek dari racun ini
segera bereaksi dan dapat membunuh targetnya setelah menderita selama tiga
hari. Hanya ninja medis yang sangat berbakat yang dapat menciptakan penawar
racun ini.
Sasori memiliki
sejumlah mata-mata yang tersebar dalam dunia Naruto, yang dikendalikannya
melalui pikiran. Salah satunya adalah Yura, yang digunakan Sasori untuk
memudahkan Deidara menagkap Gaara. Setelah Deidara berhasil dalam tugasnya dan
siluman berekor satu ShukakuSakura Haruno. Dengan mengendalikan Sakura sebagai
boneka, Chiyo berhasil menolongnya menghancurkan Hiruko dan Kazekage ke tiga.
Agar bisa memenagkan pertempuran ini, Sasori menggunakan pasukan bonekanya
untuk mengalahkan pasangan Chiyo-Sakura, meskipun boneka Chiyo dapat
mengalahkannya. Setelah tubuh bonekanya tidak dapat bergerak lagi, Sasori
berpindah ke tubuh boneka yang baru, dan berusaha menyelinap untuk menyerang
Chiyo, walaupun Sakura menghalang serangan tersebut. Menggunakan kesempatan ini
sebagai keuntungannya, Chiyo memanggil boneka kedua orangtuanya, yang telah
dipersiapkannya sejak berangkat dari Sunagakure, yang kemudian menusuk jantung
Sasori dalam pelukan boneka itu. Sebagai hadiah bagi Sakura yang telah
mengalahkannya Sasori memberitahukan tentang mata-matanya Kabuto Yakushi dan
kapan serta di mana ia dapat menemuinya berhasil dikeluarkan Akatsuki dari
Gaara, rombongan Naruto tiba untuk mendapatkan kembali Gaara. Setelah rombongan
ini terbagi untuk bertarung melawan Deidara dan Sasori, Sasori harus berhadapan
dengan Chiyo dan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tolong jangan spam dan comment menggunakan kata-kata kotor..
Mohon sarannya bila ada yang salah ^_^